By: Sukrin“Bisnis MLM ..?”
“Maaf, saya harus selesaikan kuliah dulu”
Andai saja kuping bisa penuh dengan kata-kata, mungkin kuping saya sudah tumpah ruah dengar kalimat ini. Ya… bukan saja kalimat yang diucapkan teman-teman saya tetapi itu juga kalimat yang dulu saya yakini. Layaknya seorang cupu yang melangkahkah kaki ke dunia kampus, yang ada dalam benak saya pokoknya kuliah, segera lulus, berjuang ikut tes CPNS, harap-harap bisa jadi PNS biar mempunyai keamanan pekerjaan sampai tua.
Soal harus kuliah jurusan apa dan ingin jadi apa nantinya, itu sih gak kepikir. Yang penting ngalir aja. Kebetulan saya ikut PMJK dan diterima di Fakultas Peternakan Universitas Mataram yang bukan pilihan utama saya, tapi karena saya malas ikut SPMB dan memang nggak punya cita-cita yang jelas akhirnya saya memutuskan masuk disitu. Gak ribet..!!
Tapi meski gak tune in dengan jurusan peternakan, gue tetep rajin kuliah lho. Tapi dua semester awal aja, he.. he..he.... Seterusnya, saya mulai kena syndrome Nasakom, alias nasib satu koma .. he..he...
Sebagai mahasiswa, biasa lah mengandalkan kiriman ortu. Tapi namanya keluarga ’wong ndeso’ maklum aja kalau cuma buat mie instan. Syukur2x pake telur. Dua tahun kuliah kiriman masih lancar, tahun ketiga mulai seret. Saya jadi mikir mo cari kerja.
Eeeh... datang tak diundang pulang tak diantar, datang teman kakak saya ngajakin MLM. Ya iyalah, kalo nggak MLM mana ada orang ngajak-ngajakin buat sukses. Awalnya sih rada-rada negatif juga, untungnya saya lagi butuh, jadi mau juga dengerin.
Meski pakai debat-debat dikit, lama-lama saya lihat asyik juga, apalagi banyak bukti orang-orang sukses di bisnis ini dari berbagai macam latar belakang termasuk mahasiswa. Gerah juga rasanya lihat mahasiswa sudah punya luxury car dan penghasilan puluhan juta.
Pikiran saya jadi melayang ke kampus. Biasanya mahasiswa dan dosen-dosen kalau datang ke kampus, dari pintu gerbang langsung belok kiri, ke tempat parkir motor. Sementara dosen senior dan pejabat kampus yang sudah bermobil biasanya belok kanan, ke tempat parkir mobil tentunya. Saya bayangkan, bagaimana rasanya jika saya jadi mahasiswa pertama yang datang ke kampus, begitu melewati gerbang langsung belok kanan. Pasti Luar Biasa Sekali..!!
Saya pun akhirnya memutuskan untuk serius menjalankan dan sukses di bisnis ini.
Awalnya sih just do it aja. Pokoknya duit gitu loh. Ternyata saya Salah Besar. Saya sangat bersyukur bisa melihat dan menangkap peluang bisnis ini karena lewat bisnis ini saya mendapatkan banyak perubahan. Kalau soal uang sih sudah jelas. Jujur saja, dulu saya jarang sekali makan pakai piring. Kalau nggak beralas daun, ya beralas kertas mika.
Sekarang saya sudah bisa makan dengan piring setiap hari. Piringnya pun bisa macam-macam. Mau ukuran sedang, besar, yang cekung yang datar, saya ok ok aja. Jujur lagi, dulu setiap baca menu, saya nggak pernah lihat sebelah kiri. Saya pilih yang sebelah kanan, yang angkanya paling kecil baru berani pesan. Sekarang saya sudah lupa, kapan terakhir melihat baris menu sebelah kanan.
Tetapi yang paling saya syukuri ternyata bukan uang. Tetapi pertumbuhan pribadi yang saya rasakan luar biasa.
Menurut saya pribadi bisnis ini sangat LUAR BIASA, kenapa? Karena bisnis ini mempunyai banyak keistimewaan dibanding bisnis / pekerjaan yang lain, antara lain :
1. Modal
Banyak sekali orang yang takut memulai bisnis karena alasan modal, karena kebanyakan bisnis membutuhkan modal besar. Dibisnis konvensional kalau modal besar hasil besar dan resiko nya juga besar. Namun berbeda dengan konsep bisnis ini, dimana untuk memulai bisnis ini hanya dengan modal yang relatif kecil, sekitar + 100 ribu, dan untuk bisnis MLM yang saya jalankan sekarang hanya 85 ribu. Memang sih, modalnya bukan itu saja, namun dengan uang segitu kita sudah bisa memulai. Dan potensi penghasilannya bisa melampaui bisnis yang modal besar bahkan unlimited. Karena modal nya relatif kecil maka otomatis resiko juga kecil. Dan yang luar biasa juga dibisnis ini kita tidak membutuhkan modal untuk membuka cabang diluar kota bahkan sampai luar negeri, sangat berbeda dengan bisnis konvensional yang selalu membutuhkan modal yan cukup besar untuk membuka cabang.
2. Mudah/Tidak Perlu Keahlian
Dibisnis MLM yang saya jalankan sekarang mempunyai support system yang membantu para distributor untuk bisa menjalankan dan mengembangkan bisnis ini. Support system menyediakan alat bantu yang sangat lengkap sekali dengan tujuan agar semua distributor tahu cara menjalankan dan mengembangkan bisnis ini. Dengan support system, semua orang yang bergabung dalam bisnis ini, apapun latar belakangnya semua bisa menjalankan bisnis ini dan mempunya potensi untuk sukses dibisnis ini. Selain itu juga kita mempunyai mentor yang selalu membimbing dan memotivasi kita. Jadi kita tidak bekerja sendirian, kita akan dibantu oleh banyak orang yang berada digaris sponsorisasi kita.
Kalau kita ingin melamar pekerjaan disebuah perusahaan pasti banyak sekali persyaratannya, antara lain pendidikan terakhir min S1, punya keahlian tertentu dan punya pengalaman kerja. Artinya tidak semua orang bisa diterima menjadi pegawai / karyawan, namun dibisnis MLM semua orang bisa bergabung, tidak melihat usia, keahlian atau latar belakang, dan mempunyai potensi sukses yang sama.
Berbeda dengan bisnis konvensional yang dimana untuk mengembangkan bisnis tersebut kita dituntut untuk mempunyai modal yang besar keahlian yang spesifik. Jadi hanya sedikit orang yang bisa menjalankannya.
3. Waktu & Tempat Fleksibel
Seorang pegawai/karyawan bekerja dibatasi oleh ruang dan waktu. Tempat dan waktu kerja sudah diatur, mereka tidak bisa memilih untuk kerja ditempat yang mereka inginkan atau diwaktu yang mereka kehendaki. Namun dibisnis MLM, kita bisa jalankan diwaktu luang tanpa harus mengganggu waktu produktif kita. Kita bisa menjalankan bisnis ini dimanapun dan kapanpun tanpa terikat ruang dan waktu. Itulah alasan kenapa orang – orang yang sudah punya pekerjaan tetap sekalipun juga menjalankan bisnis ini.
4. Mulia
Seorang pegawai / karyawan mendapatkan gaji setiap bulan hanya untuk dirinya sendiri. Mereka juga tidak bisa langsung mengajak saudara atau temannya untuk menjadi pegawai / karyawan sama seperti mereka. Namun dibisnis MLM seorang yang yang sudah mempunyai organisasi bisnis yang cukup besar, mereka menerima komisi setiap bulannya bersamaan dengan puluhan, ratusan, ribuan sampai jutaan anggota jaringannya. Artinya dengan menjalankan bisnis MLM kita bisa membantu orang-orang mendapatkan penghasilan tambahan, yang dimana penghasilan tambahan itu bisa melebih penghasilan pokok mereka, dan itu sudah banyak sekali buktinya. Orang – orang yang dulunya menjalankan bisnis ini hanya untuk mencari penghasilan tambahan, namun ternyata penghasilan dari bisnis ini bisa mencapai puluhan kali bahkan ratusan kali dari penghasilan pokok mereka.
Itulah beberapa alasan kenapa bisnis MLM sangat luar biasa istimewa, masih banyak lagi keistimewaan bisnis MLM yang lain.
Dari bisnis MLM yang saya jalankan sekarang, saya tidak hanya mendapatkan manfaat keuangan / materi semata, namun banyak hal diluar itu yang saya dapatkan. Saya banyak sekali dapat pembelajaran yang sangat berguna dalam kehidupan saya. Pembelajaran yang saya dapatkan dibisnis MLM belum pernah saya dapatkan sebelumnya, baik dibangku sekolah ataupun bangku kuliah.
Beberapa pembelajaran bermanfaat yang saya dapatkan dibisnis MLM :
1. Impian dan Sikap Positif
Pada saat saya sekolah sampai kuliah saya belum pernah diajarkan untuk memiliki impian dan sikap yang positif. Setelah saya menekuni bisnis MLM baru tahu bahwa 95% Sukses itu ditentukan oleh Impian dan Sikap positif. Di MLM saya diajarkan bahwa yang membedakan orang sukses dan orang gagal adalah Impian dan Sikap nya.
Orang sukses mempunyai impian yang besar dan sikap positif,. Orang sukses selalu bertindak untuk mencapai impiannya walaupun mereka melewati proses yang tidak mudah, harus menerima ejekan atau hinaan dari banyak orang, namun mereka terus berjuang, selalu positif dengan keadaan yang terjadi, bangkit dari setiap kali jatuh dan akhirnya mereka bisa mewujudkan impiannya. sedangkan orang gagal mempunyai impian yang kecil dan sikap negatif. Mereka takut memiliki impian yang besar dan mempunyai mental cepat menyerah, mereka tidak tahan dengan proses sehingga mereka menjadi orang gagal.
Impian adalah sebuah pikiran, berpikir besar atau berpikir kecil sama saja. Kalau kita bisa bermimpi besar kenapa harus bermimpi kecil, lagipula bermimpi khan gratis. Impian menentukan apa yang akan kita dapatkan dan sikap mnentukan apakah kita benar-benar mendapatkannya. Jadi kalau kita menginginkan sesuatu kita harus memikirkannya terlebih dahulu, karena bagaimana bisa mendapatkannya kalau berpikir saja belum. Dari bisnis MLM lah saya mulai berani untuk mempunyai impian yang besar, walaupun ketika saya mengutarakan impian saya kepada keluarga atau teman-teman saya mereka banyak menertawakan saya selalu positif, saya tahu memang itu proses untuk menjadi orang besar. Karena faktanya banyak tokoh besar dunia dulunya ide mereka ditertawakan banyak orang namun mereka tetap teguh dengan impian nya dan mereka menjadi orang yang sangat berjasa pada dunia.
2. Paradigma Sukses
Di MLM saya diajarkan soal paradigma, ternyata di dunia ini ada dua paradigma yaitu paradigma umum dan paradigma sukses. 95% orang di Dunia menjalankan paradigma umum, dimana pada paradigma umum ini untuk mewujudkan impian – impian kita, awalnya kita harus bekerja kemudian dari pekerjaan kita, kita mendapatkan penghasilan, dan penghasilan ini dipakai untuk mencukupi kebutuhan dan impian-impian kita. Sedangkan diparadigma sukses untuk mewujudkan impian-impian kita sama awalnya bekerja dulu, namun bukan untuk langsung mendapatkan penghasilan tapi bekerja untuk membangun sbuah aset, dari aset ini memberikan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan dan impian-impian kita. Artinya perbedaan paradigma umum dengan paradigma sukses hanya 1 kata yaitu ASET. Jadi pada intinya jika kita ingin sukses, ingin bahagia, ingin punya banyak waktu dan bisa menikmati sukses kita, kita harus membangun sebuah asset, karena dengan membangun asset kita akan mendapatkan kebebasan financial, kebebasan waktu dan kebebasan pikiran.
Dari sini saya mulai sadar bahwa kalau saya ingin sukses artinya saya harus membangun sebuah Aset, dan bisnis MLM adalah salah satu system bisnis yang membangun aset dengan modal relatif kecil, tidak perlu keahlian khusus karena ada system. Jadi konsep bisnis ini sangat membantu sekali orang – orang biasa bisa mempunyai kehidupan yang luar biasa.
Dulu saya berpikir bahwa banyak uang itu sukses, namun ternyata saya salah. Setelah di MLM saya baru tahu bahwa punya uang banyak saja belum bisa dikatakan sukses, karena yang namanya sukses adalah ketika kita punya banyak uang dan juga punya banyak waktu untuk menikmatinya. Dan sukses sejati adalah ketika kita bisa membuat orang lain juga sukses. Dan saya menyimpulkan bahwa hanya di MLM lah orang bisa mendapatkan sukses sejati, karena di MLM untuk sukses kita harus membuat orang lain sukses dulu. Sangat berbeda dengan seorang pegawai dimana untuk naik jabatan mereka harus injak teman dan jilat atasan.
3. Pengembangan Diri
Dari sekolah sampai kuliah saya kurang hoby baca buku, saya jarang sekali beli buku paket yang disuruh oleh guru. Waktu kuliah pun saya hanya 2 kali masuk perpustakaan, itupun karena ajakan teman bukan inisiatif sendiri. Setelah di MLM itu semua berubah, saya menjadi sangat rajin baca buku dan jadi sering ke toko buku. Karena di MLM salah satu cara untuk sukses adalah dengan membaca buku, jadi untuk sukses saya siap melakukan hal-hal yang tidak saya sukai awalnya namun sekarang menjadi hoby. Dan buku-buku yang saya baca adalah buku-buku positif tentang pengembangan diri dan kiat-kiat sukses.
Dari SD sampai kuliah saya tergolong pemalu, takut bicara depan orang banyak. Namun itu semua berakhir setelah saya menekuni bisnis MLM. Karena pekerjaan dibisnis MLM adalah presentasi atau bercerita, kita wajib presentasikan produk dan system bisnis kita ke prospek, dan yang mendengarkan presentasi kita jumlahnya bisa puluhan, ratusan bahkan ribuan. jadi mau tidak mau, suka tidak suka kita harus bicara depan orang banyak. Dari awalnya berbicara depan orang banyak adalah sebuah keharusan, lama – lama menjadi kebiasaan yang sering dilakukan akhirnya menjadi berani. Ini adalah sesuatu yang tidak ternilai buat saya, tidak bisa dinilai dengan uang, karena tidak semua orang punya keberanian untuk bicara depan publik.
Saya sangat bersyukur dapat melihat dan menjalankan bisnis MLM karena dari sinilah saya mulai berani untuk berbicara depan publik. Yang dulunya takut berbicara sekarang diundang jadi pembicara. MLM dahsyat banget…
Saya juga dulunya cepat marah dan tersinggung. Setelah serius menjalankan bisnis MLM saya jadi lebih sabar. Karena ketika menjalankan bisnis MLM ada saja yang membuat kita kecewa dan sakit hati. Biasa nya kekecewaan itu muncul karena prospek menolak, dan sakit hati karena di ejek, dihina oleh teman bahkan keluarga dekat kita. Namun saya sekarang mulai lebih enjoy menghadapi itu semua karena di MLM saya diajarkan bahwa itu semua adalah proses untuk sukses. Orang yang lebih dulu sukses juga merasakan seperti apa yang saya rasakan.
Setelah di MLM juga saya jadi memiliki kepedulian yang sangat tinggi kepada orang lain, dulunya hanya mementingkan diri sendiri, namun sekarang saya lebih sering memikirkan bagaimana supaya mitra kerja saya semuanya bisa menjadi orang sukses, menjadi pahlawan buat keluarganya dan menjadi insan yang berguna buat orang lain bangsa dan Negara.
Itulah beberapa manfaat yang saya dapatkan di bisnis MLM. Saya merasa bahwa MLM adalah kampus kehidupan saya. Saya jadi banyak mengerti tentang kehidupan karena MLM. Saya sangat bersyukur sekali kepada Allah SWT yang mempertemukan saya dengan bisnis ini lewat hamba-hambanya yang berhati mulia.
Terima kasih yang setulus-tulusnya kepada dua orang hamba Allah yang sangat berjasa membantu saya membangun bisnis ini yaitu kakak saya tercinta sekaligus sponsor saya Bpk. Safriatna Ach dan seluruh upline leader yang sekaligus guru hidup saya. So, saya berharap rekan-rekan mahasiswa bisa melihat peluang ini dan berani bilang :
“Bisnis MLM ?” Of Course, that’s my university too… MLM : Not Just Business. It’s my life university
I L O V E Y O U A L L
take from(begreatvision.com)









